Kamis, 29 Januari 2015

Hei, Apa Kabar?



Hei kamu, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik saja, karena kalau buruk pun bisa apa aku dari jauh sini? Haha. Banyak hal yang ingin aku ceritakan dan dengarkan dari kamu. Jika aku tidak bisa mendengarkan cerita kamu, setidaknya hari ini aku akan berusaha bercerita padamu. Aku mau jujur sesuatu, tapi aku takut kamu menertawakan jadi lebih baik aku mengatakannya lewat surat ini.

Begini, jadi sejak kita lost contact sebenarnya aku berusaha tidak memperdulikan kamu. Tidak memperdulikan bukan berarti aku tidak  peduli sama sekali. Aku pikir mungkin kamu sedang sibuk menata masa depanmu, jadi aku biarkan saja kamu berkembang sendiri, aku takut jika aku mencoba menghubungimu justru akan menganggumu, aku berusaha melawan egoku demi kebahagiaan kamu. Beberapa bulan setelah kamu tidak ada kabar sama sekali, akhirnya aku tidak lagi mengingat-ingat kamu. Kamu tau? Aku didekati oleh seorang dokter, bahagia memang. Ingat tidak saat ayahklu sakit? Dokter muda dirumah sakit itu akhirnya menjadi kekasihku, tapi malang hubungan itu tidak berjalan lama. Aku tidak nyaman dengan dokter itu, meskipun teman-temanku bilang ‘bodoh banget sih lo blablabla.’ Kalau aku tidak nyaman mau diapakan lagi?

Setelah aku memutuskan untuk mengakhiri saja hubungan itu, dia masih berusaha mengajak kembali namun tidak aku respon, aku tidak mau  menerima seseorang hanya karena apa yang dia punya sedangkan aku tidak benar-benar mencintainya. Memang dia tampan, kaya, pintar, tapi aku tidak senyaman saat aku berhadapan dengan kamu. Sejak saat itu aku mulai merindukan kamu lagi, aku mencoba bertanya pada temanmu dan dia bilang dia juga lost dari kamu. Aku memberanikan diri menelpon kamu, gengsi? Ah peduli apa aku dengan gengsi, setidaknya aku sudah tau keadaan kamu, sudah cukup aku ingin mengakhiri kekhawatiranku atas kamu! Aku tidak peduli dengan gengsi. Sia-sia, kamu tidak menjawab teleponku. Aku pikir, mungkin kamu sedang berusaha menjauhiku? Mungkin aku sehina itu...

Bulan demi bulan berlalu, kamu tau tidak? Kalau orang-orang bilang otakku cukup pintar, tapi sebenarnya persaanku ini bodoh, ingin sekali aku memaki diriku sendiri yang selalu saja dilemahkan oleh rindu. Selama satu tahun, kamu satu-satunya orang yang aku rindukan. Sampai detik aku menulis surat ini aku bahkan tidak tau persaanku ini perasaan terhadap teman biasa, sahabat, lebih dari itu atau hanya sebuah kemunafikkan. Bodoh bukan? Paling tidak begini lah aku, aku tidak akan mengganggu kamu jika memang kamu merasa begitu. Sejujurnya banyak yang aku harapkan dari kamu, tapi biarlah harapan itu hanya menjadi sebuah harapan. Kalau harapan selalu menjadi kenyataan, mungkin aku tidak akan pernah belajar sakitnya pengalaman kan?

Jaga diri kamu disana, jangan lupa untuk beribadah dan ingat kejar apapun yang kamu mau jangan disia-siakan.

                                                                                                     Salam  Rindu

                                                                                                                                                                                                                                                                                Bianca


Senin, 26 Januari 2015

Pentingnya Memaafkan Untuk Move On

 


           Tidak ada satu pun hal didunia ini yang abadi, begitu pula dengan hubungan. Tidak ada hubungan yang abadi. Mulai dari gebetan, pacar, bahkan suami/istri akan ada saja hal yang bisa memisahkan hubungan itu jika tidak ada komunikasi dan komitmen yang baik. Jika hubungan sudah terlanjur berakhir dan tidak ada kesempatan untuk diperbaiki, apa yang harus dilakukan? Satu-satunya jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah move on! Jika sudah berusaha namun tidak juga sanggup move on apa penyebabnya? Sebenarnya banyak hal yang memfaktori seseorang sulit move on dari masa lalunya. Salah satu faktor yang menghambat move on adalah belum memaafkan.
            Biasanya setelah putus dengan mantan akan ada saja hal yang membuat kamu membenci si mantan, yakan? Kenapa kalian harus saling membenci? Padahal selama ini kalian saling memberi, saling menyayangi. Lalu ketika putus saling memjauhi? Mungkin jika kamu membenci mantan karena dia sering selingkuh, berkata kasar padamu dan tidak mau mengakui kesalahannya adalah hal yang wajar, tidak ada orang dimuka bumi ini yang sudi hatinya disakiti. Tapi coba kamu pikir apa dengan kamu membencinya, mengutuknya, bahkan kamu bersumpah untuk membalas dendam padanya dengan menghancurkan hubungan dia dengan kekasih barunya akan menyelesaikan semua penderitaan yang kamu rasakan?
            Coba pikir berapa banyak waktu yang sudah kamu habisnya hanya untuk memikirkan dia? Sedangkan jika kamu memaafkan, perasaanmu akan jadi lebih tenang. Berhenti memikirkan dia dengan cara memaafkannya akan membuka peluang kamu untuk cepat move on. Membenci bukan alasan yang tepat untuk kamu move on!! Dengan kamu membenci justru hanya akan membuat kamu semakin memikirkan dia. Benci dan Cinta memiliki kadar kekuatan yang sama, yang mampu membuat pikiran manusia terfokus pada hal itu. Bayangkan, selama dulu kamu PDKT dengan mantanmu berapa sering kamu stalking dia? Setiap hari? Tujuan kamu stalking tidak lain adalah untuk mendapatkannya. Sekarang saat sudah putus berapa sering kamu stalking dia? Setiap hari juga? Tujuan kamu stalking kali ini adalah untuk membalas dendam, untuk berharap seberapa menderitanya dia setelah kalian putus. Ketika kamu jatuh cinta kamu melakukan hal yang sama dengan ketika kamu membenci, yang berbeda hanyalah rasa dan tujuannya.  
            Jika kamu ingin benar-benar move on, maafkan lah dia, dan anggap semua kesalahannya sebagai kesalahan yang tidak sefatal itu, karena dia adalah manusia biasa. Saat kamu sudah bisa memaafkan maka saat itu juga kamu sudah mampu move on, kamu sudah siap menerima hati yang lain tanpa memusingkan kebencian pada sang mantan. Selain itu kamu juga bisa menjadi teman baik dengan mantan jika kamu sudah memaafkannya, mantan pasti lebih tau kamu dibanding gebetan barumu bukan? Dengan memaafkan itu berarti kalian sudah bisa bersahabat dengan baik. Apa salahnya bersahabat dengan mantan? Bukannya justru lebih indah karena mantan pasti mengetahui kamu luar dalam.
Well, maafkan mantanmu dan mulai perjalanan dengan cinta yang baru.

Senin, 19 Januari 2015

Sibuk atau Sengaja Tidak Merespon Kamu?



           Kamu menyukai seseorang dan hampir setiap hari kamu berusaha untuk mengetahui aktifitasnya, bahkan setiap hari kamu mencoba menghubunginya namun sedikit respon yang dia berikan untuk kamu? Kamu tidak bisa begitu saja menganggap kalau dia memang tidak tertarik untuk berkomunikasi dengan kamu, tapi kamu juga tidak bisa yakin kalau dia hanya sibuk dan tidak ada waktu untuk meladeni kamu. Jadi harus bagaimana kamu seharusnya?

   1.  STALKING, saat ini dunia informasi dan komunikasi sudah sangat luas. Siapa saja bisa mengetahui kesibukan bahkan watak orang lain hanya melalui social medianya. Media social dapat kamu jadikan sebagai alat perantara untuk mengetahui aktifitas si dia. Bagaimana caranya? Jika kamu memulai chat dengannya namun dia tidak kunjung juga membalas chatmu, kamu dapat cek aktifitasnya melalui social media (jika si dia aktif di dunia maya). Jika saat kamu chat tidak ada balasan namun dia berkali-kali update, upload foto, check-in di social media artinya dia memang tidak tertarik berkomunikasi dengan kamu. Bagaimana mungkin ia sempat update tapi tidak membalas pesan mu jika memang dia menyukai kamu?
   
   2.  Bertanya Pada Temannya, malu bertanya sesat dijalan, begitu lah kata pepatah. Jika selama kamu dekat dengannya dan kamu mengenal teman-temannya mungkin kamu dapat memanfaatkan hal itu. Kamu bisa mencoba untuk bertanya pada temannya “Eh si A kemana sih? Dia emang jarang megang hp ya?”. Jika kamu malu temannya menanyakan kamu hal yang lain mengenai kamu dan dia, kamu cukup menjawab “Gapapa sih, gue soalnya tadi chat tanyain dia soal kaset pesenan gue tapi belum dibales.”. Cukup sekali saja mempertanyakan dia, jangan sampai kamu justru jadi menginterview teman-temannya dan memberikan kesan kalau kamu terlalu agresif.

  3.  Stop Mencari Bahan Pembicaraan Dengannya, pada dasarnya, jika dia memang benar-benar menyukai kamu maka bukan hanya terjadi komunikasi satu arah. Jika selama ini kamu selalu yang memulai pembicaraan dengannya sedangkan dia hanya memulai pembicaraan denganmu hanya ketika ia butuh dan tidak pernah menanyakan hal-hal mengenai diri kamu atau bahkan dia tidak pernah mencoba untuk memulai pembicaraan dengan kamu itu tandanya dia memang benar-benar tidak ada ketertarikan denganmu. Jika kamu tidak yakin, cobalah sesekali kamu menghilang dari hidupnya untuk beberapa saat (misalnya seminggu atau dua minggu), kalau memang tidak ada sama sekali dia mencari kamu berarti dia sama sekali tidak tertarik untuk berkomunikasi denganmu artinya kamu tidak perlu mencari-cari bahan pembicaraan agar dia merespon kamu karena waktu kamu cukup berharga, bukan untuk dibuang-buang pada orang yang tidak tepat.

Senin, 12 Januari 2015

Mau Langgeng? Coba Deh!



            Setiap pasangan pasti ingin memiliki hubungan yang bertahan lama. Melewati fase PDKT, pacaran, bertunangan, menikah dan tumbuh menjadi tua bersama-sama. Namun tidak jarang juga yang merasakan kandasnya keinginan tersebut. Dibalik hubungan yang bertahan lama pasti ada resep-resep yang membuat hubungan itu tidak tertelan begitu saja oleh waktu. Berikut resepnya,
  1.  Sering Memberikan Pujian Pada Pasangan, setiap orang baik pria atau wanita pasti senang mendapatkan pujian. Sesekali berikanlah pujian pada pasangan, misalnya dia mengenakan pakaian yang  jika kalian akan berkencan, puji dia “Aku suka pakaian kamu hari ini, cocok banget sama face kamu dan suasana malam ini.”
  2.  Lakukan Hal-Hal Unik Bersama, banyak diantara pasangan yang hubungannya betahan lama memiliki keunikan yang mereka ciptakan. Jika pasangan kamu bukan tipe orang yang memiliki inisiatif yang baik, tidak ada salahnya kamu membuat inisiatif untuk melakukan hal unik bersama-sama kemudian mengajaknya untuk melakukan hal tersebut. Mungkin kamu bisa mengajaknya untuk menghabiskan waktu kalian selama satu hari penuh untuk membuat kreasi dengan mencoret-coret pakaian dengan cat, berkunjung ke museum, atau kalian bisa merayakan anniversary kalian dengan membagikan gelembung pada anak-anak kecil bermain gelembung bersama ditaman. Hal-hal unik biasanya sulit untuk terlupakan dan bisa membuat kalian semakin dekat.
 3.  Jangan Menyalahkan dan Selesaikan Bersama, dalam setiap hubungan pasti akan ada saja masalah yang ditemui. Jika kalian sering dihadapkan dengan masalah cobalah untuk menyelesaikannya bersama. Biasanya pasangan ketika sedang stres, bosan dan, kecewa justru saling menyalahkan satu sama lain. Saling menjauhi seolah-olah semua yang sedang dihadapi adalah kesalahan pasangan. Hindari kebiasaan itu!!! Jika memang kalian sedang dalam masalah coba untuk renungkan sendiri, kemudian dibicarakan saat keadaan sudah mulai tidak panas. Jangan saling menyalahkan, karena menyalahkan tidak akan menyelesaikan apapun, menyalahkan justru hanya akan membuat masalah kecil menjadi masalah baru yang lebih besar.
 4.  Jaga Komunikasi, komunikasi adalah hal yang terpenting dalam hubungan. Jaga komunikasi kamu dengan pasangan dengan baik. Tidak jarang pertengkaran yang terjadi diantara kamu dan pasangan disebabkan oleh komunikasi kalian yang salah. Misalnya kamu ingin dia lebih pengertian dengan aktifitas kamu yang segudang, saat dia ngambek dan meminta perhatian kamu justru kamu kesal dan kamu cuekin dia. Tidak ada salahnya kamu bilang untuk meminta pengertiannya. Jika kamu ingin dimengerti, maka kamu juga harus mengerti kan?

  5.  Jadi Pendengar dan Pembagi Cerita yang Baik, semua orang senang mendengarkan dan bercerita apalagi jika itu dilakukan dengan pasangan. Kamu bisa mendengarkan keluh kesahnya terhadap aktifitasnya, hanya cukup mendengarkan tidak perlu memarahinya, dan memberikan komentar panjang lebar. Jika dia sedang dalam waktu free kamu juga bisa melakukan hal sebaliknya, bercerita tentang hari-hari kamu tanpa perlu menyalahkan dia. Usahakan sebisa mungkin saat dia sedang kesal cukup hanya menjadi pendengar, dan saat dia sedang dalam kondisi baik jadilah pencerita yang bisa menarik perhatiannya untuk terus memperdulikan kamu. 

Senin, 05 Januari 2015

Alasan Pacaran Tidak Semenyenangkan PDKT




          Setiap hari diberikan perhatian, komunikasi selalu lancar, setiap date selalu ada hal-hal menyenangkan, sering mendapatkan kata-kata romantis, atau bahkan sering mendapatkan pengorbanan-pengorbanan hebat. Sangat menyenangkan, bukan? Itu lah hal-hal yang biasanya sering kamu terima ketika PDKT, selalu hal-hal indah. Tapi pernahkah kamu merasakan ketika kalian sudah berpacaran? Hal-hal indah yang dulu kamu terima saat PDKT seketika bisa hilang begitu saja. Beberapa pria mengatakan bahwa wanita yang sekarang menjadi kekasihnya justru menjadi lebih galak dan tidak semanis saat PDKT dulu. Dan beberapa wanita mengatakan bahwa prianya yang sekarang menjadi kekasihnya justru menjadi lebih cuek, tidak terlalu romantis, dan tidak banyak hal-hal indah yang diberikan oleh sang pria seperti saat PDKT dulu. Hukum alam kah? Bisa dibilang ini memang terjadi secara alami, namun tidak bisa dibilang hukum alam karena sebenarnya pasangan bisa mengatasinya dengan cara mempelajarinya.

Alasan Pria Menjadi Berubah Saat Masa PDKT Berlalu
          Pria adalah makhluk dengan ego, dan gengsi yang tinggi. Sejak kecil pria sudah dilatih untuk menjadi hero dan seorang yang kompetitif. Ketika ia menginginkan sesuatu maka ia akan berusaha sekuat tenaga dengan cara apapun itu untuk mendapatkannya. Misalnya jika kamu seorang wanita, dulu priamu sangat memperhatikanmu, mengorbankan semua waktunya hanya demi kamu, namun setelah ia mendapatkan kamu ia jadi berubah menjadi orang yang cuek. Tenang ladies, dia bukan tidak lagi mencintai kamu. Dia hanya sedang beristirahat setelah kemenangannya mendapatkan hati kamu, yang perlu kamu lakukan hanyalah memberinya waktu hingga kamu yakin dia akan siap untuk menerima tantangan selanjutnya dari kamu, seperti dia tertantang untuk melamar kamu, menikahi kamu. Tugas kamu sekarang hanyalah  terus membuatnya mencintai kamu. Jadi alasan pria berubah saat sudah tidak dalam masa PDKT adalah karena para pria merasa kalau dirinya sudah menang, mereka berpikir “Apa lagi yang musti gue lakuin? Dia udah jadi milik gue, jadi santai aja.” Pria berubah bukan karena tidak lagi mencintai wanitanya melainkan karena mereka ‘merasa’ bahwa sudah memiliki jadi tidak perlu memikirkan hal-hal lain sampai saat pria merasa ingin berkompetisi lagi untuk mengajak wanitanya ke jenjang yang lebih serius.

Alasan Wanita Berubah Saat Masa PDKT Berlalu
          Wanita juga manusia, mungkin itu ungkapan yang tepat. Sama seperti pria, alasan wanita berubah saat masa PDKT sudah berakhir dan sudah berpacaran adalah karena wanita merasa ‘sudah memiliki’. Jika pria berubah perhatiannya menjadi tidak seintensif saat PDKT (jadi lebih cuek), berbeda dengan wanita. Saat wanita merasa memiliki sesuatu biasanya wanita akan cenderung lebih galak, posesif dll. Hal itu terjadi karena sifat alami wanita yaitu ‘melindungi’, wanita merasa bahwa apa yang dimilikinya harus dilindungi dan hanya boleh dimiliki oleh dirinya. Wanita jadi posesif bukan karena membenci prianya melainkan ingin melindungi agar prianya tidak dimiliki oleh wanita lain.


          Meskipun pria dan wanita memiliki sifat alami yang jauh berbeda dalam hal ini namun sebenarnya tujuan keduanya sama, yaitu ‘merasa sudah memiliki’. Cara penyampaiannya lah yang salah, atau lebih tepatnya berbeda. Jika wanita memahami perububahan pria dan pria memahami perubahan wanita mungkin masa PDKT dengan masa pacaran akan sama saja rasanya. Disini lah kuasa tuhan, menciptakan dua jenis makhluk berbeda untuk saling berdampingan agar dapat saling memahami, melengkapi, dan belajar satu sama lain.


Minggu, 04 Januari 2015

Izinkan Aku

Seperti penantian yang tidak menemui titik akhir.
Aku  masih sama seperti hari-hari kemarin menunggu jawaban atas sebuah akhir.
Dua musim dinegeri ini telah silih berganti melewati sebuah penantian.
Berdiri sendirian terkadang terasa begitu melelahkan.
Setiap hari aku datang ketempat dimana setiap kenangan kita terkubur didalam sebuah angan.

Dulu kamu bilang akan selalu melindungi aku seperti atmosfer melindungi bumi.
Namun kenyataan sangat berbeda jauh dengan sebuah mimpi.
Beribu-ribu kata kamu ucapkan sebagai janji.
Lalu justru kamu yang melangkah jauh pergi.

Dibalik sorotan sinar matahari aku melihat sebuah bayang.
Bayangan indah dari masa lalu yang telah jauh melayang.
Semudah itu kamu menghilang tanpa mengucap selamat tinggal.
Pergi membawa seluruh perasaanku tanpa sedikitpun sisa yang kau tinggalkan.
Sepedih ini kah menanti sebuah kepastian?

Jika hari ini kita bertemu dalam sebuah kesempatan.
Apakah akan ada kata rindu yang akan kamu ucapkan?
Jika hari ini kita bertemu dalam sebuah waktu.


Tolong izinkan aku untuk berpaling agar sanggup melupakan kamu.

Kamis, 01 Januari 2015

Tak Terlihat

Kalau boleh aku mendefinisikan diri, aku ini bagaikan bagian dari antariksa dan kamu menyebutku sebagai bulan. Aku terlihat ketika matahari sudah terbenam dan saat itu kamu mungkin sudah terlelap. Sebenarnya aku ini selalu ada disekitar kamu, bahkan ketika matahari sudah terbit, hanya saja aku tidak seterang matahari jadi kamu jarang melihatku dikala sang matahari memancarkan pesona cahayanya. Aku adalah teman dari orang-orang yang kesepian. Aku selalu terlihat oleh mereka yang kesepian. Namun sering kali aku berharap kamu mampu melihatku, berbicara denganku seperti mereka. Mencurahkan isi hatimu dikala kamu bahagia maupun gundah.
Diatas sini aku sebagai yang tak terlihat ini selalu memperhatikan kamu tanpa malu karena aku ‘yang terlihat ini’ mungkin sudah putus asa. Aku senang memandangimu meskipun terkadang aku meradang, aku ingin menjadi dia yang selalu bisa ada disisimu. Mungkin matahari yang membuat kamu bangun dan bahagia melakukan aktifitas. Tapi sadarkah kamu jikala malam datang peri-periku lah yang membelai tidurmu. Peri-peri kecil yang aku utus untuk melindungimu agar mimpi buruk tidak masuk kedalam jiwamu. Mungkin kamu tidak memandangku sebelah mata namun aku takut jikalau kamu tau aku yang tak terlihat ini menanggung rasa yang begitu besar padamu akan membuatmu semakin mengabaikanku.
Kamu tau tidak, aku terkadang berpikir kalau keajaiban itu ada. Seperti keajaiban yang membuat aku dapat kenal dengan kamu. Selama ini kamu mungkin tak sadar, meskipun aku sering memperhatikan kamu. Malu memang, iya malu. Aku perhatikan cara kamu bicara, cara kamu senyum, cara kamu berkomunikasi dengan orang lain. Yaa, dengan orang lain bukan dengan aku. Tapi sejak aku sering jadi pemerhati kamu, aku jadi merasa kalau kamu begitu dekat dengan aku.
Kamu tau tidak, aku sangat tidak menyangka kalau akhirnya tuhan mendekatkan kita, ya memang mungkin dengan cara yang seperti ini tapi bisa saja ini salah satu keajaiban juga. Sejak kita semakin hari semakin dekat aku merasa kalau benar kamu sehangat yang ku duga. Kita dekat, semakin sering berkomunikasi dan saling mengingatkan.
Kamu tau tidak, sejak kita semakin dekat hari-hariku menjadi berubah dan selalu diisi dengan senyuman demi senyuman. Diam-diam aku sering mengharapkan adanya pertemuan demi pertemuan dengan kamu. Aku sering berharap setiap hari setiap jam kita dikondisikan didalam keadaan yang sama, dimana aku melihat kamu tersenyum, mendengar kamu bicara dan tertawa, menghirup aroma parfummu ketika kamu lewat didepanku, dan melihat ekspresi menggemaskanmu ketika kamu sedang serius.
Malam itu aku menyaksikan kamu melihatku dan tersenyum sebelum akhirnya kamu menangis. Andai kamu dapat melihatku. Andai aku yang ada disismu. Andai kamu percaya kalau aku ini bisa kau percaya. Tidak akan aku biarkan sebutirpun air matamu menetes. Aku sering berharap kalau aku bisa menjadi yang kamu lihat. Aku ingin merasakan menyentuh wajahmu, mengusap air matamu, memberikan kamu semangat dan kamu bahagia karena aku.
Bisa dibilang aku ini mungkin sedang berharap untuk bisa memiliki kamu. Meskipun secara diam-diam. Aku bahkan tak sampai hati untuk mengungkapkan ini. Kamu yang selalu ada difikiranku, apakah aku boleh berharap lebih padamu?  Walaupun aku tak tau sebenarnya bagaimana perasaanmu padaku. Sejujurnya sakit emang sakit kalau aku pendam semuanya sendiri. Aku mungkin sudah lelah berharap banyak kepada kamu. Aku sebenarnya ragu untuk dekat padamu, aku tau kamu itu pasti lebih pantas dengan mereka yang lebih baik dari aku.
Banyak cerita banyak masa lalu yang pernah aku alami, tapi hadirmu seakan membuatku semangat dengan hidup  yang baru. Setiap menatap matamu seakan kamu perduli dengan apa yang kualami. Banyak orang yang menilaimu dengan sikapmu yang tak pantas untuk dilihat, tetapi aku selalu melihat kamu yang terbaik. Sampai saat ini banyak orang yang dekat denganku tetap saja hatiku tertuju padamu. Bolehkah aku mengisi hatimu?
Andai waktu berbaik hati dan mengizinkan kita untuk semakin dekat bahkan lebih dari ini. Aku berjanji tidak akan sedikitpun luka yang akan kamu rasakan. Aku akan selalu melindungi kamu dengan cara terbaikku. Wahai sang waktu satukanlah seorang wanita dan laki-laki ini. Jangan kau biarkan kami ragu dengan perasaan kami sendiri.
Aku tidak berharap yang lain kembali sebagai bagian apapun dalam hidupku. Aku hanya ingin kamu yang menjadi bagianku. Aku takan berharap melebihi itu, aku takan berekspetasi yang lebih dari apa yang tidak mungkin. Aku tak mungkin untuk berhenti mengagguminya. Aku hanya menginginkan kamu selalu bahagia. Tak peduli seperih apa yang aku rasa. Mungkin benar kata mereka ini lah resiko seseorang yang tak terlihat.