Tampilkan postingan dengan label PDKT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDKT. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2015

Sibuk atau Sengaja Tidak Merespon Kamu?



           Kamu menyukai seseorang dan hampir setiap hari kamu berusaha untuk mengetahui aktifitasnya, bahkan setiap hari kamu mencoba menghubunginya namun sedikit respon yang dia berikan untuk kamu? Kamu tidak bisa begitu saja menganggap kalau dia memang tidak tertarik untuk berkomunikasi dengan kamu, tapi kamu juga tidak bisa yakin kalau dia hanya sibuk dan tidak ada waktu untuk meladeni kamu. Jadi harus bagaimana kamu seharusnya?

   1.  STALKING, saat ini dunia informasi dan komunikasi sudah sangat luas. Siapa saja bisa mengetahui kesibukan bahkan watak orang lain hanya melalui social medianya. Media social dapat kamu jadikan sebagai alat perantara untuk mengetahui aktifitas si dia. Bagaimana caranya? Jika kamu memulai chat dengannya namun dia tidak kunjung juga membalas chatmu, kamu dapat cek aktifitasnya melalui social media (jika si dia aktif di dunia maya). Jika saat kamu chat tidak ada balasan namun dia berkali-kali update, upload foto, check-in di social media artinya dia memang tidak tertarik berkomunikasi dengan kamu. Bagaimana mungkin ia sempat update tapi tidak membalas pesan mu jika memang dia menyukai kamu?
   
   2.  Bertanya Pada Temannya, malu bertanya sesat dijalan, begitu lah kata pepatah. Jika selama kamu dekat dengannya dan kamu mengenal teman-temannya mungkin kamu dapat memanfaatkan hal itu. Kamu bisa mencoba untuk bertanya pada temannya “Eh si A kemana sih? Dia emang jarang megang hp ya?”. Jika kamu malu temannya menanyakan kamu hal yang lain mengenai kamu dan dia, kamu cukup menjawab “Gapapa sih, gue soalnya tadi chat tanyain dia soal kaset pesenan gue tapi belum dibales.”. Cukup sekali saja mempertanyakan dia, jangan sampai kamu justru jadi menginterview teman-temannya dan memberikan kesan kalau kamu terlalu agresif.

  3.  Stop Mencari Bahan Pembicaraan Dengannya, pada dasarnya, jika dia memang benar-benar menyukai kamu maka bukan hanya terjadi komunikasi satu arah. Jika selama ini kamu selalu yang memulai pembicaraan dengannya sedangkan dia hanya memulai pembicaraan denganmu hanya ketika ia butuh dan tidak pernah menanyakan hal-hal mengenai diri kamu atau bahkan dia tidak pernah mencoba untuk memulai pembicaraan dengan kamu itu tandanya dia memang benar-benar tidak ada ketertarikan denganmu. Jika kamu tidak yakin, cobalah sesekali kamu menghilang dari hidupnya untuk beberapa saat (misalnya seminggu atau dua minggu), kalau memang tidak ada sama sekali dia mencari kamu berarti dia sama sekali tidak tertarik untuk berkomunikasi denganmu artinya kamu tidak perlu mencari-cari bahan pembicaraan agar dia merespon kamu karena waktu kamu cukup berharga, bukan untuk dibuang-buang pada orang yang tidak tepat.

Senin, 05 Januari 2015

Alasan Pacaran Tidak Semenyenangkan PDKT




          Setiap hari diberikan perhatian, komunikasi selalu lancar, setiap date selalu ada hal-hal menyenangkan, sering mendapatkan kata-kata romantis, atau bahkan sering mendapatkan pengorbanan-pengorbanan hebat. Sangat menyenangkan, bukan? Itu lah hal-hal yang biasanya sering kamu terima ketika PDKT, selalu hal-hal indah. Tapi pernahkah kamu merasakan ketika kalian sudah berpacaran? Hal-hal indah yang dulu kamu terima saat PDKT seketika bisa hilang begitu saja. Beberapa pria mengatakan bahwa wanita yang sekarang menjadi kekasihnya justru menjadi lebih galak dan tidak semanis saat PDKT dulu. Dan beberapa wanita mengatakan bahwa prianya yang sekarang menjadi kekasihnya justru menjadi lebih cuek, tidak terlalu romantis, dan tidak banyak hal-hal indah yang diberikan oleh sang pria seperti saat PDKT dulu. Hukum alam kah? Bisa dibilang ini memang terjadi secara alami, namun tidak bisa dibilang hukum alam karena sebenarnya pasangan bisa mengatasinya dengan cara mempelajarinya.

Alasan Pria Menjadi Berubah Saat Masa PDKT Berlalu
          Pria adalah makhluk dengan ego, dan gengsi yang tinggi. Sejak kecil pria sudah dilatih untuk menjadi hero dan seorang yang kompetitif. Ketika ia menginginkan sesuatu maka ia akan berusaha sekuat tenaga dengan cara apapun itu untuk mendapatkannya. Misalnya jika kamu seorang wanita, dulu priamu sangat memperhatikanmu, mengorbankan semua waktunya hanya demi kamu, namun setelah ia mendapatkan kamu ia jadi berubah menjadi orang yang cuek. Tenang ladies, dia bukan tidak lagi mencintai kamu. Dia hanya sedang beristirahat setelah kemenangannya mendapatkan hati kamu, yang perlu kamu lakukan hanyalah memberinya waktu hingga kamu yakin dia akan siap untuk menerima tantangan selanjutnya dari kamu, seperti dia tertantang untuk melamar kamu, menikahi kamu. Tugas kamu sekarang hanyalah  terus membuatnya mencintai kamu. Jadi alasan pria berubah saat sudah tidak dalam masa PDKT adalah karena para pria merasa kalau dirinya sudah menang, mereka berpikir “Apa lagi yang musti gue lakuin? Dia udah jadi milik gue, jadi santai aja.” Pria berubah bukan karena tidak lagi mencintai wanitanya melainkan karena mereka ‘merasa’ bahwa sudah memiliki jadi tidak perlu memikirkan hal-hal lain sampai saat pria merasa ingin berkompetisi lagi untuk mengajak wanitanya ke jenjang yang lebih serius.

Alasan Wanita Berubah Saat Masa PDKT Berlalu
          Wanita juga manusia, mungkin itu ungkapan yang tepat. Sama seperti pria, alasan wanita berubah saat masa PDKT sudah berakhir dan sudah berpacaran adalah karena wanita merasa ‘sudah memiliki’. Jika pria berubah perhatiannya menjadi tidak seintensif saat PDKT (jadi lebih cuek), berbeda dengan wanita. Saat wanita merasa memiliki sesuatu biasanya wanita akan cenderung lebih galak, posesif dll. Hal itu terjadi karena sifat alami wanita yaitu ‘melindungi’, wanita merasa bahwa apa yang dimilikinya harus dilindungi dan hanya boleh dimiliki oleh dirinya. Wanita jadi posesif bukan karena membenci prianya melainkan ingin melindungi agar prianya tidak dimiliki oleh wanita lain.


          Meskipun pria dan wanita memiliki sifat alami yang jauh berbeda dalam hal ini namun sebenarnya tujuan keduanya sama, yaitu ‘merasa sudah memiliki’. Cara penyampaiannya lah yang salah, atau lebih tepatnya berbeda. Jika wanita memahami perububahan pria dan pria memahami perubahan wanita mungkin masa PDKT dengan masa pacaran akan sama saja rasanya. Disini lah kuasa tuhan, menciptakan dua jenis makhluk berbeda untuk saling berdampingan agar dapat saling memahami, melengkapi, dan belajar satu sama lain.